INFORMASI PEMASARAN SILAHKAN HUBUNGI: TLP.021-7562303 FAX.021-7562172
Latest Post

TIPS MEMBANGUN HUBUNGAN DENGAN ANAK (1)


Anak merasa ortunya ‘ndak nyambung’ dan malas berbicara dengan ortu. Ortu merasa anaknya susah diatur, maunya sendiri dan seperti ‘anak yang hilang’ walau mereka tinggal satu rumah. Anak-anak lahir di zaman yang berbeda, mereka main Facebook, Netlog, Twiter, internet game, dan belajar bersama Geogle sejak usia yang sangat dini. Seolah-olah Facebook, Geogle adalah ‘tuhan’ mereka, ‘tuhan’ zaman ini. Anak-anak bisa bertanya apa saja dan akan dijawab. Lalu apa peran orang tua? Anak-anak menjawab; “Ortuku itu seperti mesin ATM, penghasil uang, tetapi tidak bisa diajak berbicara” “Kalau diambil uang kebanyakan terus nge-hang”. Bagaimana bisa menjalin hubungan yang lekat, intim dengan anak?

Kalau saya pelayanan ke luar kota, sering isteri saya tidur berdua seranjang dengan anak. Anak-anak memberi tahu password facebooknya, isteri dan anak bagaikan sahabat karib, ke outlet berdua, ngerumpi berdua, jalan berdua.

a. Sediakan Waktu: Waktu tidak pernah ada jika kita tidak menyediakan. Pekerjaan, pelayanan, hobby, teman, gereja, internet, sms, hp menyita waktu kita habis-habisan dan jauh lebih menyenangkan daripada menghadapi anak yang menjengkelkan. Pekerjaan bisa begitu mengairahkan, karier yang menanjak, peluang usaha dan keuntungan yang selalu menantang, persaingan usaha yang memerlukan bekerja habis-habisan, kegiatan sosial yang sangat asyik dan ditaburi perasaan mulia dan berharga, tanpa sadar memang bisa ‘menghanyutkan’ kita, sehingga prioritas pada keluarga menjadi nomor sekian.

Kitapun bisa berkata, bahwa itu semua juga dilakukan ‘demi keluarga’, demi mencari nafkah dan masa depan anak-anak, demi tanggung jawab sebagai orang tua dan berbagai alasan yang baik lainnya.

Namun demikian, kuduskan waktu, khususkan waktu buat anak-anak. Liburan, makan malam sesering mungkin bersama mereka. Libur dengan keluarga besar, bertemu saudara sepupu, sering juga mencairkan hubungan internal keluarga yang sudah kaku. Jika memungkinkan, jadilah sopir bagi anak anda, itu waktu terbaik bersama anak, itulah yang dilakukan isteri saya dan sayapun belajar untuk melakukannya. Kami sadar, bahwa anak-anak juga manusia, pribadi-pribadi yang tidak hanya membutuhkan uang dan nama besar orang tuanya. Mereka memerlukan kehadiran kita.

Saya pernah tersentak kaget, bahwa setelah bepergian dengan anak, hanya berdua selama 2 minggu ke Australia, saya rasa cukup. Ternyata tidak, karena selama 2 minggu tersebut diisi aneka kegiatan (walau bersama-sama). Anak mau ada waktu hanya berdua, di cafe, duduk ngobrol, dengan topik pembicaraan tentang dia, masa depannya, temannya, cita-citanya dan hal-hal lain tentang dirinya dan bukan thema lainnya.

Tips selanjutnya, inspirasi setiap hari, Klik SUKA halaman facebook 'HAPPY HOLY KIDS', tersedia edisi dalam bentuk VIDEO STREAMING di U-TUBE dgn nama 'INSPIRASI MENDIDIK ANAK". Atau dapatkan bukunya 'MENDIDIK ANAK dgn HATI" dan “ANAK CERDAS – Multiple Intelligences” karya Ir.JAROT WIJANARKO di Gramedia. Mengundang penulis untuk Seminar Parenting? Bisa Hub sekretaris: ERIKA; email ypi_erika@yahoo.co.id atau Telp 021.7364885 ataupun sms/whatsup ke hp.0812.9263711 serta pin bb 2768B244. Terimakasih

BANGUN HUBUNGAN YANG KUAT DENGAN ANAK


Bangun hubungan yang kuat: Melihat anak-anak kami mendapat beasiswa, Asean Scholarship, di sekolah terbaik di Asia, NUS, orang berkata kepada saya; “Wah isteri bapak luar biasa, bisa mendidik anak-anak menjadi teladan” “Kenapa bilang istri saya luar biasa? Kenapa ndak bilang saya bapak yang hebat?” Mereka menjawab; “Pak.. kalau anak pintar-pintar, ibunya siapa? Kalau anak bandel-bandel, orang tanya bapaknya siapa?” Anak bangun siang kayak bapaknya, main game kayak bapaknya, naruh handuk sembarangan, kayak bapaknya, tidur malam-malam kayak bapaknya dan semua yang jelek-jelek ditimpakan ke bapaknya. Mungkin saja ada benarnya, makanya dalam edisi ini saya mau ceritakan kehebatan isteri saya mendidik anak-anak, menyiapkan Generasi Baru.

Impian kami untuk melahirkan Generasi Baru yang akan mewarisi bumi, mengendalikan bisnis, menguasai jaringan distribusi, mewarnai dunia media, berpengaruh di panggung politik dan kebijakan publik serta kepandaian istimewa.

Mimpi yang terus didoakan, diperjelas menjadi target, ditulis dan dibaca setiap hari. Ini menguatkan isteri saya untuk tetap terus sabar menghadapi anak remaja, menemani belajar, mengantar ke outlet untuk shoping, antar jemput sekolah sendiri oleh isteri supaya terbentuk hubungan yang kuat. Terkadang isteri harus memilih, mendampingi saya ceramah, supaya dilihat yang mengundang bahwa kami adalah couples yang hebat, atau tinggal di rumah menemani anak (yang kadang menjengkelkan). Sayapun ada kebutuhan untuk ditemani, karena kemana pergi ditanya; “Isterinya kok ndak pernah ikut?” Apalagi kalau ceramahnya thema pernikahan dan memang thema itulah yang paling sering saya bawakan.

Isteri saya tetap menguatkan hatinya, untuk mendampingi anak-anak, demi sebuah mimpi dan target, anak-anak harus sukses dan mereka butuh pendampingan. Kami berdua sepakat, ada harga yang harus dibayar dan saya tidak boleh ‘kolokan’ atau ‘manja’ minta ditemani kemana-mana, kecuali acara khusus, seperti retreat couples, pelayanan wanita dan itupun kami pilih satu bulan satu kali saja pergi berdua. Mesra tidak harus didepan umum, yang penting di rumah kami punya hubungan yang kuat.

Melalui komitmen seperti itu, tahun demi tahun sejak anak-anak lahir, hingga sekarang paling kecil sudah kuliah, jumlah waktu yang cukup panjang, sejak 1992 anak pertama lahir hingga sekarang tahun 2014. Pendampingan yang lekat pada anak-anak, menghasilkan hubungan yang amat kuat, isteri dan anak-anak sekarang bagaikan kakak dan adik, mereka ngobrol, chating, whatsup, facebookan dan ketika anak-anak keluar negri, hubungan masih erat sekali.

Hubungan ini yang menjadi fondasi, apapun nasehat menjadi efektif, karena adanya hubungan. Begitu dekatnya hubungan isteri dan anak-anak, sehingga hp, facebook password-pun dibertahukan ke isteri, sehingga tidak ada rahasia antara anak dan orang tua.

Sering orang tua mengalami kesulitan mengarahkan anak-anak, menasehati dan dibantah, memerintah dan ditentang, berbicara dan tidak didengar, menghukum dan dilawan. Karena tidak ada keintiman kelekatan hubungan. Bagian terpenting dan utama, adalah membangun hubungan. Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan dengan dibicarakan, namun hanya bisa berbicara dan ‘nyambung’ jika ada hubungan. Karena itu bangunlah hubungan yang kuat dengan anak-anak anda.

Tips selanjutnya, inspirasi setiap hari, Klik SUKA halaman facebook 'HAPPY HOLY KIDS', tersedia edisi dalam bentuk VIDEO STREAMING di U-TUBE dgn nama 'INSPIRASI MENDIDIK ANAK". Atau dapatkan bukunya 'MENDIDIK ANAK dgn HATI" dan “ANAK CERDAS – Multiple Intelligences” karya Ir.JAROT WIJANARKO di Gramedia. Mengundang penulis untuk Seminar Parenting? Bisa Hub sekretaris: ERIKA; email ypi_erika@yahoo.co.id atau Telp 021.7364885 ataupun sms/whatsup ke hp.0812.9263711 serta pin bb 2768B244. Terimakasih

JEMPOL KIRI/JEMPOL KANAN: KUAT PERASAAN ATAU PIKIRAN?


Fenomena Unik Jempol Kiri Jempol Kanan: Cara mudah untuk test, apakah perasaan atau pikiran kita yang kuat sebenarnya sangat mudah. Saya (Jarot Wijanarko) telah mencobanya dan 80% akan benar. Makanya hal ini sy tulis dalam buku sy "KEKASIHKU SETELAH PERNIKAHAN" yg terbit th 1998 lalu, dan selalu dicetak ulang hingga hari ini.

Lipat tangan saudara, dengan jari-jari dilipat , tiap jari berselang-seling seperti saudara akan berdoa dan lipat tangan. Lakukan dengan santai, yg terasa enak, secara natural. Kalau anda membalik posisi jempol mana yg diatas, tidak akan terasa nyaman. Nah saudara juga bisa melakukannya sekarang setelah membaca bagian ini. Lakukan dulu dan baru baca lanjutkan perikop selanjutnya.

Nah jangan baca lagi, stop dulu dan betul-betul lakukan dulu. Sudah? Nah coba perhatikan, jempol mana yang ada di paling atas? Jempol kiri atau kanan? Kalau jempol KIRI yang diatas, otak kanan saudara yang kuat dan PERASAAN saudara cukup kuat, dan sebaliknya kalau jempol KANAN yang diatas, otak kiri yang kuat dan PIKIRAN atau logika saudara cukup dominan.

Saudara mungkin tidak percaya? Apa hubungannya? Kok semudah itu? Buktikan saja dengan survey, mulailah meminta teman-teman saudara melakukan lipat tangan dan perhatikan tangannya. Saudara akan menjumpai orang-orang yang dominan perasaannya menaruh jempol kiri diatas dan sebaliknya. Saya mencobanya dalam berbagai pertemuan dan seminar yang melibatkan ribuan orang dan saya menjumpai 80% benar. 

Hal terjadi karena memang dari sistem susunan saraf pusat, jalur kendali terjadi menyilang, otak belahan kiri mengontrol tubuh bagian kanan dan sebaliknya *). Contoh kasus jika orang ‘stroke’ otak kanan, yang lumpuh kaki dan tangan kiri dan sebaliknya jika ‘stroke’ dan penyumbatan di otak kiri, maka tangan dan kaki kanan yang mengalami gangguan.

Nah, mulai lakukan dgn orang2 disekitar anda, untuk mengenal mereka dan mereka mengenal diri mereka. Lakukan terhadap anak2, pasangan murid ataupun anak buah. Cocok khan?

Salah satu inspirasii sederhana dalam pernikahan, kalau cara menaruh JEMPOL saja, antara suami isteri berbeda (kebayakan berbeda), maka jangan heran, jika akan ada perbedaan cara menaruh sandals, odol, kunci, handuk dll.

Dapatkan inspirasi lanjutannya setiap hari, dengan Klik SUKA dan MENGIKUTI, halaman facebook ‘HAPPY HOLY KIDS’ – “Happy Life, Holy Couples and Smarts Kids”. Anda juga bisa mendapatkan inspirasi lainnya dalam bentuk VIDEO STREAMING, melalui U-TUBE, cari dengan kata kunci “INSPIRASI PERNIKAHAN’ oleh Jarot Wijanarko, pendiri Happy Holy Kids. Versi buku tersedia di GRAMEDIA dengan judul “KEKASIHKU SETELAH PERNIKAHAN” dan judul2 lainnya. 


(Tulisan ini adalah cuplikan dari buku tersebut, yg sdh terbit th 1998, dan selalu dicetak ulang hingga hari ini)

PERTANYAAN: BOLEHKAH MARAH KEPADA ANAK DIHADAPAN TEMANNYA?

Jawaban: Jika dia 'berulah' di tempat umum, di Plaza atau dirumah saat ada tamu, maka kita tetap harus mendidiknya. Namun jika dia berbuat salah saat ada teman-temannya ada baiknya tunggu hingga teman-temannya pulang dan baru dimarahi/ dididik, supaya anak tidak malu dan merasa dipermalukan, tidak dihargai pribadinya.

Anda punya pertanyaan seputar mendidik anak, silahkan kirim via email ke: happyholykids@yahoo.com

UMUR BERAPA ANAK BOLEH DIPUKUL?

PERTANYAAN: UMUR BERAPA ANAK BOLEH DIPUKUL? Usia 6-12 Th. Diatas 12 tahun, harusnya diajak berdiskusi. Untuk usia 6-12 tahun, saat dia mulai menunjukkan kenakalan dan pemberontakan. Anak hingga usia 6 tahun biasanya bukan memberontak, bukan nakal, tetapi karena tidak tahu. Jadi untuk anak usia paling tidak hingga 6 tahun, tidak ada anak nakal, tetapi orang tua yang tidak sabar. Untuk usia dini, maka pukulan sebenarnya tidak diperlukan, cukup dengan kata-kata dengan 'nada' yang tinggi, atau dengan pukulan ringan.
Jika anak misal mencubit adiknya berlebihan di usia itu, bisa saja pukul dengan 'ringan' ditanganya, dan pukul bukan dengan 'tongkat' tetapi dengan tangan saudara. Terbaik pukulah pada pantatnya, namun jika kita hendak secara spesifik menunjukkan kesalahan pada tangannya, tangan bukan untuk mencubit, jadi yang kita hukum adalah tangannya, maka bisa saja kita pukul 'ringan' (atau dislentik) tangannya.
Kenapa tidak dengan tongkat? Kita tidak bisa mengukur kekerasan pukulan pada bidang sentuhannya, karena tangan kita tidak merasakan apa-apa, dan tongkat adalah batang yang keras, itu berbahaya bagi anak usia dini. Jika dengan telapak tangan atau hanya dengan ‘jari’ (dislentik), maka pasti aman buat anak. Tongkat apalagi sabuk, gesper dilarang digunakan untuk menghukum anak.
Tips selanjutnya, inspirasi setiap hari, Klik SUKA halaman facebook 'HAPPY HOLY KIDS', tersedia edisi dalam bentuk VIDEO STREAMING di U-TUBE dgn nama 'INSPIRASI MENDIDIK ANAK". Atau dapatkan bukunya 'MENDIDIK ANAK dgn HATI" dan “ANAK CERDAS – Multiple Intelligences” karya Ir.JAROT WIJANARKO di Gramedia. Mengundang penulis untuk Seminar Parenting? Bisa Hub sekretaris: ERIKA; email ypi_erika@yahoo.co.id atau Telp 021.7364885 ataupun sms/whatsup ke hp.0812.9263711 serta pin bb 2768B244. Terimakasih.

dapatklan produk kami di toko berlogo seperti ini:

dapatklan produk kami di toko berlogo seperti ini:
Loading...
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. The Happy Holy Kids - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger